THE VOTERS, MAKASSAR – Setelah kekalahan yang cukup telak dari Partai Nasdem pada Pemilu 2024, Partai Golkar tidak patah arang dan kini menargetkan kemenangan besar dalam Pilkada serentak di Sulawesi Selatan.

Dalam sejarah pemilu di Sulsel, untuk pertama kalinya Partai Golkar harus rela melepaskan kursi Ketua DPRD Sulsel yang selama ini mereka kuasai.

Hal itu berdasarkan hasil Pemilu Legislatif 2024.

Di mana, Partai Nasdem di bawah komando Rusdi Masse Mappasessu (RMS) berhasil meraih kemenangan signifikan dengan mengantongi 17 kursi.

Nasdem unggul atas Golkar yang hanya memperoleh 14 kursi.

Kemenangan Nasdem ini tidak hanya menandai kekalahan pertama Golkar dalam perebutan posisi strategis di DPRD Sulsel.

Namun juga menjadi tonggak sejarah baru bagi Partai Nasdem.

Partai besutan Surya Paloh tersebut berhasil mematahkan dominasi Golkar yang telah bertahan selama beberapa dekade di Sulsel.

Waketum DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia menyadari kekalahan ini sebagai pelajaran berharga bagi partainya.

Ahmad Doli bahkan blak-blakan menyatakan bahwa Sulsel selama ini adalah basis suara Golkar.

Olehnya, Golkar akan melakukan evaluasi menyeluruh dan berbenah untuk kembali merebut kepercayaan masyarakat di melalui Pilkada serentak 2024.

Ketua Komisi II DPR RI itu pun menargetkan menang 60 persen dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di Sulsel.

Target ini disampaikan oleh Waketum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia disela-sela gelaran pendidikan dan pelatihan (diklat) Badan Saksi Nasional Partai Golongan Karya (BSNPG) se-Sulselbar di Hotel Gammara Makassar, Minggu (2/6/2024) malam.

Ahmad Doli merasa optimis beringin rindang dapat bangkit dan memenangkan mayoritas pilkada di Sulsel.

“Kami bertekad untuk bangkit. Kami sudah tahu sekarang kelemahan-kelemahan kami, dan sudah punya catatan se-Indonesia. Ini akan kami tutupi melalui konsolidasi ini,” ujar Doli Kurnia kepada wartawan.

Menurutnya, DPP Golkar berencana memaksimalkan potensi kader-kader yang memiliki rekam jejak baik dan diterima oleh masyarakat Sulsel.

Selain itu, Golkar juga akan memperkuat koalisi dengan partai-partai lain untuk memperbesar peluang kemenangan.

Doli Kurnia juga optimistis bahwa Golkar bisa mengulangi kesuksesan di Pilkada 2020.

Di mana Golkar berhasil menang 61,11 persen dan menjadi pemenang nomor satu.

“Insya Allah, nanti Golkar bisa mengulangi sukses Pilkada 2020, waktu itu kita menang 61,11 persen, jadi pemenang nomor satu juga dan mengulangi jejak sukses di Pileg kemarin,” katanya.

Dia pun menginstruksikan kepada jajaran kader untuk mulai bekerja keras, termasuk Ketua Golkar Sulsel, Taufan Pawe.

Doli Kurnia menambahkan bahwa Golkar menargetkan 60 perser kemenangan secara nasional.

Dengan harapan besar Golkar Sulsel dan Sulbar dapat memberikan kontribusi minimal 60 persen untuk menutupi daerah-daerah lain yang mungkin kurang berhasil.

“Tadi kita sudah menargetkan 60 persen secara nasional. Tentu mudah-mudahan Sulsel dan Sulbar ini juga bisa memberikan kontribusi minimal 60 persen,” tandasnya