THE VOTERS, MAKASSAR – Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni memiliki makna yang mendalam bagi rakyat dan bangsa Indonesia.

Pancasila bukan hanya dijunjung tinggi sebagai dasar negara ataupun tujuan berbangsa.

Namun juga dijadikan pegangan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, mantan Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa, akan mengadakan lomba domino dengan hadiah mencapai ratusan juta rupiah.

Rencananya, lomba domino ini akan dipusatkan di Pulau atau Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo, Makassar, pada Sabtu-Minggu (1-2/6/2024) mendatang.

Kerabat dekat Andi Seto, Syarifuddin Dg Punna alias Sadap, mengungkapkan tujuan pemusatan acara di wilayah Pulau Lakkang.

Menurutnya, selain untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, acara ini juga bertujuan untuk mengingatkan akan keberadaan pulau kecil yang terletak dipesisir Kota Makassar.

Tepatnya di wilayah bagian utara, yang seperti tersembunyi dari pandangan umum.

“Kami sengaja memusatkan acara di Pulau Lakkang untuk menunjukkan bahwa warga di sini masih menjadi bagian yang penting dari Kota Makassar,” kata Sadap ditemui di Kopizone Prime, Jl Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (29/5/2024) siang.

“Selain itu, dengan menjunjung tinggi peringatan Hari Lahir Pancasila, kami berharap dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Ketua Laskar Prabowo 08 Sulsel ini.

Menurut Sadap, pulau dengan luas 1,65 kilometer persegi yang berpenduduk hampir seribu orang sangat menyambut baik agenda lomba domino ini.

Apalagi berbagai hadiah telah disiapkan, termasuk empat unit sepeda motor dan uang tunai.

“Sehingga saya yakin jumlah peserta diikuti ribuan orang. Pendaftarannya terbuka untuk umum dan gratis, peserta hanya perlu datang ke lokasi untuk mendaftar,” terangnya.

Sadap pun mengajak dan berharap lomba domino ini dapat menarik banyak peserta dari berbagai wilayah di Makassar dan sekitarnya.

Selain hadiah yang menggiurkan, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan hiburan bagi warga setempat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, semangat Pancasila dapat terus hidup dalam hati masyarakat. Terpenting adalah mempererat hubungan silaturahmi,” tambah Sadap.