THE VOTERS, MAROS – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Maros, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari, semakin mengukuhkan posisinya dalam Pilkada 2024. Hingga saat ini, mereka satu-satunya pasangan calon yang mendaftar dan menjalani proses seleksi di sejumlah partai politik, sementara jalur independen tidak mendapatkan pendaftar.
Partai Hanura dan Demokrat telah melaksanakan post and proper test dengan hanya pasangan Chaidir-Suhartina sebagai peserta. Ketua DPD Demokrat Maros, Shabir.
“Sampai penutupan pendaftaran dan post and proper test, tidak ada calon lain selain pasangan Chaidir-Suhartina,” katanya.
Hal serupa juga terjadi di partai lain seperti PKB, PPP, PBB, dan PDIP. Ketua Desk Pilkada PKB, Muhammad Yusuf, mengungkapkan, “Menjelang penutupan pendaftaran pun, tidak ada calon lain. Kita bahkan sudah mengajukan pelaksanaan Fit and Proper test ke DPP.”
Sementara itu, Komisioner KPU Maros divisi Teknis, Muhammad Salman, menyebutkan bahwa jalur perseorangan juga tidak diminati. Pendaftaran yang dibuka dari 8 Mei hingga 12 Mei lalu tidak diikuti oleh calon independen manapun.
Chaidir Syam menegaskan bahwa dinamika politik di Maros akan tetap berjalan, meski harus melawan kotak kosong. Ia optimis mampu meraih 85 persen dari total suara di Maros, berdasarkan survei elektabilitasnya bersama Suhartina. “Target kami 81-85 persen,” ujarnya.
Chaidir juga menekankan pentingnya strategi politik yang disusun sesuai dengan mekanisme partai, serta membangun komunikasi dengan berbagai pihak menghadapi Pilkada 2024. “Ada lawan atau tidak, kita kembalikan pada mekanisme partai,” pungkasnya.
Dengan situasi saat ini, peluang pasangan Chaidir Syam dan Suhartina Bohari untuk memenangkan Pilkada 2024 di Maros semakin besar, meski harus melawan kotak kosong. Dukungan partai politik dan strategi komunikasi yang baik diharapkan mampu mewujudkan target kemenangan mereka. (*)
Tinggalkan Balasan