THEVOTERS, MAKASSAR – Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) Universitas Negeri Makassar (UNM) menyelenggarakan Sekolah Trias Politica Nasional dengan tema “Zoon Politicon: Kedaulatan Mahasiswa Dalam Menentukan Arah Demokrasi Indonesia”.

Ketua Panitia, Muh. Ilham Nur Ilahi menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk membangun kesadaran politik dan meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam mengawal demokrasi Indonesia.

Acara yang berlangsung selama lima hari ini menghadirkan beberapa narasumber nasional yang kompeten di bidangnya, termasuk akademisi, praktisi politik, dan tokoh pemuda.

Di antara narasumber yang hadir adalah sosok-sosok berpengaruh dan turut terlibat dalam dinamika demokrasi Indonesia, seperti Tamsil Linrung yang merupakan Wakil Ketua DPD RI dan merupakan salahsatu alumni UNM, hadir juga Refly Harun yang merupakan pakar hukum tata negara, Andi Rachmatika Dewi yang merupakan Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Prof. Hasnawi Haris, M.Hum, yang merupakan Direktur Eksekutif VVRC dan Ketua PGRI Sulsel.

Terdapat juga Asratillah, yang merupakan Direktur Profetik Institut, Syamsu Alam, yang merupakan Kaprodi Bisnis Digital FEB UNM, M. Yunasri Ridhoh, peneliti VVRC dan akademisi FEB UNM, Yasdin yang juga akademisi UNM, serta Afandi Ismail yang merupakan demisioner Ketua Umum PB HMI .

Dengan pembahasan mendalam mengenai isu-isu strategis demokrasi, acara ini memberikan wawasan baru kepada peserta mengenai pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai sesi interaktif seperti diskusi, sesi FGD, serta field trip ke beberapa lokasi, yang diikuti dengan antusias oleh mahasiswa dari berbagai fakultas di UNM dan universitas lainnya.

Salah satu fokus utama adalah membahas tantangan demokrasi modern dan bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi secara nyata untuk menjaga demokrasi di tengah dinamika politik yang fluktuatif.

Ketua Maperwa UNM, Andi Idul Saputra menyampaikan harapannya, “Kami ingin acara ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memahami bahwa demokrasi tidak hanya milik para elite politik, tetapi juga tanggung jawab kita sebagai generasi muda.

Melalui Sekolah Trias Politica Nasional, kami berusaha menanamkan nilai-nilai demokrasi dan partisipasi aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.”