THE VOTERS, MAKASSAR – Sebuah inovasi teknologi terbaru yang dihasilkan dari penelitian oleh tim yang dipimpin oleh Prof. Dr. Sapto Haryoko, M.D, telah memberikan solusi canggih bagi penyandang disabilitas, khususnya tuna netra dan tuna rungu. Smart Tekstil Circuit adalah sebuah teknologi yang mengintegrasikan komponen elektronik ke dalam bahan tekstil, menghasilkan kain yang memiliki kemampuan tambahan, seperti pemantauan, sensor, dan pengendalian perangkat. Tujuan utama dari teknologi ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas dengan memberikan alat bantu yang nyaman, fungsional, dan tidak mencolok.
Smart Tekstil Circuit dirancang agar pengguna, baik penyandang disabilitas maupun keluarga atau pengasuhnya, dapat memanfaatkan teknologi tanpa merasa terbebani oleh perangkat keras yang berat atau mencolok. Produk ini memberikan solusi yang tidak hanya praktis, tetapi juga membantu meningkatkan mobilitas dan kemandirian penyandang disabilitas, sehingga mereka bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih bebas. Selain itu, alat ini juga memungkinkan pengasuh atau keluarga untuk memantau kondisi pengguna, memberikan bantuan yang lebih cepat dan efektif.
Nilai komersial dari Smart Tekstil Circuit sangat besar, dengan fokus utama pada alat bantu penyandang disabilitas. Produk ini memiliki potensi pasar yang sangat luas, mulai dari individu, hingga pemerintah yang berkomitmen menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas. Dengan kemampuan untuk disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna, produk ini diprediksi akan terus berkembang seiring dengan meningkatnya permintaan serta diversifikasi produk.
Salah satu keunggulan utama dari Smart Tekstil Circuit adalah kemudahan penggunaannya. Desain yang ramah pengguna dan tidak mencolok memungkinkan penyandang disabilitas memakai alat bantu ini tanpa merasa berbeda dengan orang lain. Bahan tekstil yang lembut dan fleksibel menjamin kenyamanan sepanjang hari, sementara sensor dan modul elektronik yang terintegrasi dapat memantau tanda vital, mendeteksi gerakan, dan mengontrol perangkat lainnya, meningkatkan fungsionalitas serta keselamatan pengguna. Produk ini juga menawarkan keamanan dan keandalan teknologi, sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang dengan aman.
Proyek ini melibatkan beberapa tahap penting, mulai dari riset dan desain hingga produksi massal dan komersialisasi. Pada tahap riset dan desain, tim peneliti fokus untuk memahami kebutuhan spesifik penyandang disabilitas dan merancang prototipe yang sesuai. Prototipe ini kemudian diuji coba melalui pengujian dan validasi yang melibatkan penyandang disabilitas, untuk memastikan produk benar-benar efektif dan nyaman digunakan. Berdasarkan umpan balik dari pengujian tersebut, desain produk kemudian disempurnakan sebelum memasuki tahap produksi massal dan strategi pemasaran.
Proyek ini didanai oleh DRTPM Dikbudristek Tahun Anggaran 2024, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Sapto Haryoko, M.D, yang memimpin proyek ini, serta tim anggota Dr. Mantasia, S.Pd dan Ir. Badaruddin Anwar, S.Pd., M.Pd, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak yang telah mendukung pembiayaan dan pengembangan inovasi ini.
Melalui Smart Tekstil Circuit, diharapkan para penyandang disabilitas dapat memperoleh solusi yang lebih baik untuk kehidupan sehari-hari mereka, dengan teknologi yang lebih mudah diakses, aman, dan nyaman. Inovasi ini juga membuka peluang besar bagi sektor kesehatan dan alat bantu disabilitas, serta diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup banyak orang di seluruh Indonesia.
Tinggalkan Balasan