THE VOTERS – MAKASSAR, Bahtiar Baharuddin resmi meninggalkan jabatannya sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) dan digantikan oleh Prof Zudan Arif Fakrulloh, yang sebelumnya menjabat sebagai Pj Gubernur Sulawesi Barat. Sebelum pindah tugas, Bahtiar menitipkan harapan dan doa bagi warga Sulsel serta mengungkapkan sejumlah upayanya dalam meningkatkan kesejahteraan daerah.
Salah satu upaya utama Bahtiar adalah pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) nikel di Luwu Timur. Ia menekankan pentingnya pengawasan rakyat Sulsel terhadap tanah nikel yang menjadi rebutan internasional. Bahtiar mengungkapkan bahwa Sulsel selangkah lagi akan memiliki saham di PT Vale, dengan 10 persen saham dibagi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulsel, dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
“Insyallah mulai tahun depan kita punya saham di PT Vale Tbk. Jadi ada dua, Vale secara perusahaan menambah modal namanya investasi. 10 persen dikeluarkan untuk pemerintah. Empat persen untuk pemerintah pusat, 4 persen untuk pemprov Sulsel dan Luwu Timur,” ujar Bahtiar pada acara perpisahan di Pelataran Inninawa, Rujab Gubernur Sulsel, Makassar, Sabtu (18/5/2024) malam.
Selain itu, Bahtiar sedang dalam proses negosiasi untuk pengelolaan lahan eks PT Vale seluas 6 ribu hektar, yang diharapkan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kuat. Ia menekankan pentingnya pengawasan agar lahan tersebut tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kesejahteraan masyarakat melalui perusahaan daerah (perseroda) Sulsel dan Luwu Timur.
“Menurut undang-undang oleh BUMN dalam hal ini Antam sedang berproses dengan perseroda provinsi dan kabupaten, kalau ini berjalan setahun ke depan, insyallah angka Rp 3 triliun bisa tercapai,” jelas Bahtiar.
Bahtiar berharap aset Sulsel, termasuk nikel, bijih besi, emas, dan semen, dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat. Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari juga sependapat bahwa lahan eks PT Vale bisa menjadi sumber pendapatan murni bagi daerah.
Sementara itu, Prof Zudan dijadwalkan tiba di Makassar pada Minggu (19/5/2024) sekitar pukul 12.30 WITA. Pemerintah Provinsi Sulsel telah menyiapkan Rujab Gubernur di Jl Sungai Tangka, Makassar, untuk menyambut kedatangannya. Kepala Bagian Rumah Tangga Pemprov Sulsel, Arlan, menyatakan bahwa Rujab telah disterilkan dan dibersihkan oleh tim kebersihan.
“Kalau bersih-bersih sudah disterilkan semua, sisa tunggu arahan berkenan masuk rujab,” jelas Arlan. Pantauan Tribun-Timur.com menunjukkan bahwa tim kebersihan telah bekerja membersihkan taman hingga lapangan. (*)
Tinggalkan Balasan